Surat Terbuka untuk Jaksa dan Hakim yang Menjeruji Kawan Kami, Palupi

Oleh: AISYAH MUNIM*     Pengantar: Pergerakan Birokrat Menulis menerima sebuah surat terbuka dari seorang birokrat muda negeri ini. Surat ini ditulis untuk menyuarakan rasa ketidakadilan yang dialami oleh salah seorang sejawat kita, birokrat profesional negeri ini. Sejawat kita itu kini berada dalam sebuah jeruji besi setelah menghadapi tuntutan jaksa yang terhormat dan vonis hakim…

Instrumen Itu Bernama FINGERPRINT!

Oleh: MUTIA RIZAL*   Alkisah, sebuah cerita yang berjudul New Public Management (NPM). Dalam cerita itu dikisahkan adanya keinginan perubahan birokrasi model lama yang kaku, lamban dan banyak masalah menjadi birokrasi yang lebih fleksibel, adaptif, dan responsif. New Public Management ingin menggerakkan birokrasi sebagai layaknya sektor bisnis (private). Bentuk manajemen birokrasi ini lalu berkembang lagi…

Nasib Fungsional Pengelola PBJ: Siapa Peduli?

Oleh: AISYAH MUN’IM*   Bayangkan seandainya para Fungsional Pengelola Pengadaan Barang/Jasa (FPPBJ) di seluruh negeri ini mogok bekerja? Apakah para pengambil kebijakan di negeri ini akan berbalik peduli dengan nasib mereka? ——— Siapa yang tidak setuju bahwa Fungsional Pengelola Pengadaan Barang/Jasa (FPPBJ) adalah tulang punggung sukses tidaknya aktivitas pengadaan di negeri ini? Begitu penting peran…

Memberdayakan Birokrasi: Apa Kabar KORPRI-Ku?

Oleh : ANDI P. RUKKA*   Adakah di antara Anda, para pembaca, yang pernah melihat atau mendengar Pengurus KORPRI bereaksi ketika ada anggotanya yang ‘dirugikan’ dalam sebuah proses pembinaan kepegawaian? Apakah Anda pernah membaca atau mendengar pernyataan keras Pengurus Organisasi kita itu, saat menyikapi perlakuan tidak adil yang dialami oleh anggota KORPRI? Atau pertanyaannya kita…

Birokrat Penyeru Kebenaran: Kenapa Harus Takut?

Oleh: ILHAM NURHIDAYAT*   “Keberanian itu mengalir begitu saja dari dalam diri saya. Otomatis saya akan langsung berontak ketika mengetahui ada kecurangan dan ketidakadilan di sekitar saya.”   Demikian pernyataan tegas dari Pak Mur (sapaan akrab Murdiyanto) ketika saya berkesempatan menemuinya di suatu pagi (3/6/2015) di ruang kerjanya selaku kepala sekolah SMPN 1 Bulu, Sukoharjo.…

Menempatkan (Kembali) Birokrasi Profesional sebagai Penyeimbang Politisi*

Oleh: RUDY M. HARAHAP**   Sebagaimana halnya Turki, ketika seluruh partai politik dan masyarakat sipil (civil society) telah dikooptasi oleh para politisi yang berkuasa (political leaders), hal yang ditakutkan kemudian adalah munculnya diktatorship, suatu pemerintahan yang berjalan tanpa penyeimbang. Keberhasilan politisi yang berkuasa saat ini merangkul partai politik dan masyarakat sipil perlu dihargai, tetapi kita…

Bebaskan Birokrasi Dari Politisi

Oleh: ANDI P. RUKKA*   Pendahuluan Keberhasilan Indonesia untuk menjadi sebuah negara yang maju, mandiri, sejahtera, adil dan makmur sangat ditentukan oleh suksesnya pelaksanaan pembangunan di daerah provinsi, kabupaten dan kota. Itulah konsekuensi logis dari penerapan sistem negara kesatuan yang didesentralisasikan. Kesuksesan Indonesia bersumber dari akumulasi kesuksesan daerah-daerah otonom dalam membangun dan dalam mengatasi permasalahan-permasalahan bangsa…

Dilematika Birokrat Daerah “Melayani” Pemimpin Inovatif

Oleh:  EKO HERY WINARNO*   Siapa yang tidak mengenal sosok Risma, Ridwan Kamil, Nurdin Abdullah, Azwar Anas, Dedi Mulyadi, Suyoto, Danny Pomanto, atau Hasto Wardoyo? Dalam peradaban kamera seperti saat ini kita mengenal figur-figur tersebut karena kiprah kepemimpinan inovatif di daerahnya. Saya yakin masih banyak tokoh pemimpin daerah lainnya yang memiliki segudang prestasi yang belum…

Utamakanlah Kepentingan Pribadi !

Oleh : MUTIA RIZAL*   Pernah di suatu ketika saya mendengar pengarahan dari seorang pimpinan instansi yang bermaksud memberikan semangat bekerja bagi para PNS nya. Beliau mengatakan dengan mimik muka serius di akhir pidatonya bahwa kita sebagai PNS harus mengutamakan kepentingan negara di atas kepentingan pribadi, dan semua hadirin bertepuk tangan. Sebenarnya saya sering mendengar…